BNNP Sebut Masalah Narkoba di Sulteng, Masuk Tahap Berbahaya

0
161
BNNP Sulteng gelar pertemuan bersama Wakil Bupati Morowali Utara, Djira dan OPD. Foto : Istimewa

KATAKU, MOROWALI UTARA – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol Monang Situmorang, menyebutkan, masalah penggunaan narkoba di Sulteng sudah dalam tahap berbahaya.

Hal itu ia sampaikan saat gelar pertemuan bersama Wakil Bupati Morowalu Utara, Djira, Kepala BNN Kabupaten Morowali Utara, AKBP Mulyadi dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin 5 Juni 2021.

“Daerah ini termasuk kawasan yang rawan penggunaan narkoba. Ini karena banyak perairan dan jalan daratnya menghubungkan beberapa provinsi,” ungkap Brigjen Pol Monang.

Menurutnya, Sulteng termasuk daerah dengan tingkat penggunaan narkoba tertinggi. Bahkan di tahun 2019 kemarin, wilayah ini dinyatakan sebagai Provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi keempat di Indonesia.

“Bisa dibayangkan, kita tertinggi keempat dari seluruh Provinsi di Indonesia. Apa tidak mengerikan?,” ucapnya.

Ia menjelaskan, daerah Morowali Utara juga sangat berpotensi menjadi tempat peredaran barang haram tersebut. Berkembangnya industri pertambangan di wilayah ini, menjadi salah satu alasannya.

Wakil Bupati Morowali Utara, Djira menyebutkan akan memberantas narkoba di wilayahnya bersama BNN Kabupaten. Ia juga tidak menginginkan generasi penerus bangsa di Morowali Utara, rusak karena terjerumus dengan narkoba.

“Kita harus bersama-sama untuk memberantas penyalahgunaan narkoba,” jelas Wabup. (rn)

LEAVE A REPLY