Ini Penjelasan Bupati Buol dan Kapolres Terkait Peristiwa Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19

0
112
Foto : Tangkapan layar

KATAKU, BUOL – Terjadi pengambilan paksa diduga jenazah pasien Covid-19, di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Rabu (18/8/2021), malam.

Perustiwa ini terjadi di RSUD Mokoyulri, Jalan Doktor Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau.

Dari video yang diterima Kataku dengan durasi 13 detik, tampak masyarakat beramai-ramai menggotong jenazah beserta tempat tidur rumah sakit.

Kapolres Buol, AKBP Dieno Hendro Widodo, mengungkapkan, situasi saat ini di Kabupateb Buol sudah kondusif.

“Untuk saat ini masih aman, sudah tenang,” ungkap AKBP Widodo, Kamis (19/8/2021).

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih berusaha menemui masyarakat setempat untuk bernegosiasi.

“Kita masih usahakan biar bisa dimakamkan secara protokol covid,” ucapnya.

Bupati Buol, Amiruddin Rauf menjelaskan, dirinya telah melapor ke pihak Kepolisian terkait pengerusakan fasilitas di RSUD Mokoyulri.

“Perusakan RS sudah kita laporkan ke Polisi dan sudah saya hubungi Kapolres dan akan diproses,” jelas Amiruddin.

Ia mengungkapkan jenazah tersebut merupakan warga yang tinggal di Kelurahan Bendar. Jarak rumah duka dari rumah sakit lebih kurang dua kilometer.

“Pihak keluarga tidak menerima, kemudian mereka merampas paksa beserta dengan ranjang rumah sakit,” ungkap Amiruddin.

Ia menambahkan, telah memerintahkan pihak rumah sakit untuk mengamankan petugas tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 lainnya yang tengah menjalani perawatan.

“Sementara di RS sendiri kita lagi merawat pasien Covid-19 sebanyak 20 orang. Alhamdulillah Nakes sudah siap untuk bertugas kembali,” tambahnya. (rn)

LEAVE A REPLY