Iklan Nuansa LGBT Muncul Pada Acara Anak di Youtube

0
20
Tangkapan layar video nuansa LGBT. Foto : Tangkapan layar

KATAKU – Iklan bernuansa LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) muncul di Youtube, pada salah satu acara anak-anak di Indonesia.

Video iklan dengan nuansa LGBT ini diterima Kataku di group WhatsApp (WA), Selasa (14/9/2021).

Video yang diterima itu berdurasi satu menit enam detik.

Karekter animasi buah pisang dalam bentuk 3D ditampilkan di video ini.

Dilansir dari cnnindonesia.com, warganet riuh lantaran muncul iklan bernuansa LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di iklan Youtube pada acara anak-anak di Indonesia.

Iklan Youtube itu diambil dari unggahan akun sinduatiga yang berjudul Sindu-Aku Bukan Homo Official Music Video yang diunggah 9 September 2021. Lirik video ini menceritakan apa yang dilakukan jika seseorang adalah seorang homo.

Video ini ditampilkan dengan grafis 3D yang menampilkan tokoh dua buah pisang yang sedang bernyanyi. Meski berjudul Aku Bukan Homo, namun lirik dalam video ini mendeskripsikan hal-hal terkait homoseksual.

Video ini pun lantas mengundang protes dan komentar dari warganet yang menyaksikan lagu ini muncul di iklan Youtube anak-anak.
Akun Annisa Isnaeni Syamsi memprotes iklan lagu ini muncul di sela lagu anak-anak yang ia saksikan bersama anaknya.

“Tak sangka kebanyakan komen mendukung dan bilang keren. Gila loh ini muncul di iklan sela2 lagu anak. Untung anak belum bisa baca. Tapi dengar liriknya aja dh terekam di otak. Sungguh miris, kok bisa bisa nya?!”
Akun Annisa Biru juga menyampaikan keberatan serupa

“Konten ini muncul ke ads nya di konten anak dan di youtube kids!” protesnya.

Akun Ila Rahmanian juga menyampaikan protes serupa.

“Parah! Masa kayak gini muncul di konten anak-anak.”

Akun Rizal Alkadiana juga menyampaikan iklan lagu ini muncul di sela-sela video serial anak-anak Coco Melon.

“Bahaya iklan ada di yutube di sela2 video cocomelon.. Mana anak saya nonton ginian umur baru 5 tahun,” tulisnya.

Berdasarkan pantauan di akun pengunggah video, komentar bernada protes sudah mulai dilayangkan sejak Minggu (13/9).

Saat dihubungi CNNIndonesia.com, pihak Youtube Indonesia mengaku tengah menelusuri hal ini. Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika belum memberi tanggapan. (*)

LEAVE A REPLY