Pelaku Pembusuran di Kampung Nelayan Palu, Ditangkap Polisi

0
341
Barang bukti yang diamankan Polisi. Foto : Kataku

KATAKU, PALU – Polisi berhasil membekuk pelaku pembusuran kepada seorang mahasiswa Universitas Muhamadiyah (Unismu) Palu, yang terjadi di Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Jumat 10 September 2021, lalu.

Pelaku berinisial B alias Tang, berdomisili di Huntara Madani, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore. Tang ditangkap oleh Tim Gabungan Reskrim Polres Palu dan Polsek Palu Utara, pada Rabu 15 September 2021, kemarin, di tempat tinggalnya itu.

Tang mengaku ia hanya mengikuti perintah temannya untuk membusur mahasiswa Unismu tersebut. Teman Tang mengaku pernah dihadang korban di Kampung Nelayan.

“Menurut teman saya, orangnya itu sudah. Dia yang tunjukkan saya karna dia langsung berhenti. Yang punya dendam itu teman saya,” ungkap Tang, di Polres Palu, pada kegiatan konferensi Pers, Kamis (16/9/2021).

Pelaku juga mengaku sering meneguk minuman keras. Namun saat melakukan aksinya, ia mengatakan tidak sedang dipengaruhi alkohol.

Tang mengatakan, tidak mengetahui di mana keberadaan temannya itu. Ia juga mengatakan akan memanggil temannya tersebut karena tidak ingin di kurung di balik jeruji besi seorang diri.

Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno, menjelaskan pihaknya kesulitan dalam menemukan pelaku pembusuran itu, karena korban dan pelaku tidak saling mengetahui. Namun dengan kerja sama tim di lapangan, akhirnya dapat membekuk Tang.

“Setelah didalami, tersangka tidak tau siapa yang dilukainya itu. Hanya diberitau kepada rekannya,” jelas Kapolres.

Perlu di ketahui, Tang diberi hadiah timah panas di bagian kaki sebelah kanan oleh Polisi karena melawan dan mencoba melarikan diri saat melakukan pra rekonstruksi di Kampung Nelayan.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu unit motor, ketapel dan mata busur. Barang bukti itu ditemukan di rumah Tang dan motor ternyata telah digadaikan di Desa Wani, Kabupaten Donggala. (nobody)

LEAVE A REPLY