Regulasi Perubahan Warna Pelat Nomor Belum Diterapkan Tahun Ini

0
29
Ilustasi. Foto : Istimewa

KATAKU, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengatur perubahan warna pelat kendaraan bermotor, dari warna dasar hitam menjadi warna putih sebagai warna dasarnya.

Regulasi ini tertuang pada aturan Kepolisian Nomor tujuh Tahun 2021 tentang Rregistrasi dan Identifikasi Kendaraan bermotor, yang telah ditandatangni oleh Kepala Kepolisian Republik Indoneisa (Kapolri), pada lima Mei 2021, lalu.

Perubahan warna plat kendaraan bermotor ini dipastikan belum diterapkan pada tahun 2021.

Dilansir dariĀ oto.detik.com, Kasubdit STNK Korlantas Polri Komisaris Besar Taslim Chairuddin menjelaskan penerapan warna baru pelat nomor kendaraan ini akan dilakukan secara bertahap supaya masyarakat tidak kaget dengan perubahan yang terjadi. Itu akan dimulai dari kendaraan baru, saat perpanjangan STNK lima tahun, balik nama, atau saat ada perubahan NRKB.

“Pelaksanaannya di lapangan nanti juga bertahap, kita mulai dari kendaraan baru daftar, perpanjangan STNK 5 tahunan, balik nama atau memang ada perubahan NRKB, karena TNKB pada dasarnya menjadi hak milik pemilik ranmor karena dibebankan PNBP, makanya ketika akan diganti menunggu masa pakainya habis,” kata Taslim kepada detikOto.

Alasan lain pelat nomor kendaraan berwarna putih diterapkan bertahap adalah mempertimbangkan anggaran negara untuk pengadaan material pelat nomor kendaraan yang baru. Selain itu TNKB yang saat ini masih tersedia juga akan dihabiskan lebih dulu sebelum memberlakukan TNKB yang baru.

“Pertimbangan pertama, prinsipnya Korlantas mengikuti prinsip keuangan negara, jadi dianggarkan tahun ini untuk digunakan tahun depan. Karena pengadaan TNKB menggunakan uang negara, oleh sebab itu harus dihabiskan dulu tidak bisa dibuang begitu saja,” ujar Taslim dikutip dari Antara.

Polri juga tak mau membebani masyarakat jika harus mengganti warna pelat nomor kendaraan secara serentak. “Kalau masa berlaku belum habis yang berkewajiban membayar PNBP kan masyarakat, kalau dibebani kasihan mereka, masa pakai TKNB itukan lima tahun, kalau baru dua tahun digantikan dirugikan,” kata Taslim.

Penggantian warna pelat nomor kendaraan menjadi putih akan berlaku untuk jenis kendaraan perorangan. Termasuk mobil dan sepeda motor.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Ranmor).

Pada Pasal 45 tertulis:

(1) TNKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) berwarna dasar:
a. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional;
b. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;
c. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan
d. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Warna TNKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambahkan tanda khusus untuk Ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

(3) TNKB dipasang pada tempat yang disediakan di bagian depan dan belakang ranmor yang mudah terlihat dan teridentifikasi

(4) Standardisasi spesifikasi teknis TNKB ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

(5) Pengadaan material TNKB diselenggarakan secara terpusat oleh Korlantas Polri. (*)

LEAVE A REPLY