Tiga Orang Tertangkap Basah Bawa Narkoba di Mamboro. Kapolsek Palu Utara : Anggota Nyaris Diseruduk Mobil

0
330
Foto : Polsek Palu Utara

KATAKU, PALU – Tiga orang tertangkap basah Polsek Palu Utara karena membawa diduga narkoba jenis sabu-sabu, di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/9/2021) malam.

Ketiga orang itu berinisial YTB (20 tahun), L (19 tahun) dan FM (20 tahun). YTB dan L merupakan pasangan suami istri. Mereka bertiga terjaring saat Polsek Palu Utara menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Mamboro.

Rombongan ini diketahui akan menuju ke wilayah Napu dari ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah, menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan plat nomor DN 1603 NG.

Kapolsek Palu Utara IPTU Rustang, memimpin langsung kegiatan KRYD di Kelurahan Mamboro, dengan personil sebanyak 18 orang.

Rustang menjelaskan satu anggotanya nyaris diseruduk mobil yang digunakan ketiga orang itu, karena hendak menerobos.

“Coba menerobos, tapi anggota berhasil menghentikan mereka,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi.

Rustang mengatakan, saat pihaknya melakukan pemeriksaan di dalam kendaraan, tiga plastik bening ukuran sedang, diduga berisi sabu-sabu seberat tiga gram, ditemukan di dalam dashboard mobil Avanza hitam itu.

“Yang mengendarai mobil itu adalah YTB,” ungkapnya.

Saat diinterogasi, ketiga orang ini mengaku membeli barang haram tersebut di wilayah Kayumalue dan akan diedarkan di daerah Napu.

Saat ini, ketiga orang dan barang bukti berupa tiga plastik ukuran sedang diduga berisi sabu dan satu unit mobil, telah diamankan ke Mapolsek Palu Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Perlu diketahui, YTB, L dan FM merupakan warga asal Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.

Kapolsek menambahkan, saat razia berlangsung, 40 orang ditemukan tidak mengenakan masker dan 34 kendaraan bermotor tidak dilengkapi surat-surat.

“Giat rutin ini, dilaksanakan untuk menekan penyakit masyarakat serta mengantisipasi kontijensi serta menekan angka kriminalitas dan mendukung program pemerintah dalam penanggulangan Covid-19,” tandasnya. (nobody)

LEAVE A REPLY