Kapolsek Parigi Dinonaktifkan Dari Jabatannya, Karena Ajak Seorang Perempuan Wik-wik

0
137
Sad girl. Foto : Ilustrasi aplikasi Canva

KATAKU, PALU – Seorang perempuan inisial D (20 tahun), wik wik bareng Kapolsek parigi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Perempuan tersebut diiming-iming Kapolsek itu dengan akan membebaskan ayahnya yang saat ini berada dibalik jeruji besi Polsek.

Dalam sebuah video pengakuan korban D yang berdurasi dua menit 29 detik itu, korban mengatakan bahwa, Kapolsek yang diketahui berpangkat IPTU dengan inisial IDGN menawari uang jika dirinya mau menemaninya tidur.

“Dia bilang, dek kalo mau uang,  nanti tidur dengan saya,” ungkap korban dalam video.

Rayuan kembali digulirkan IPTU IDGN kepada wanita 20 tahun itu. Tak hanya itu, Kapolsek itu kemudian menawari akan membebaskan bapak korban yang saat ini berada dibalik jeruji besi Polsek yang dipimpin IPTU IDGN.

“Sebelum dua minggu, dia tawari lagi dengan merayu saya. Dia bilang, nanti dibantu keluarkan papa saya kalo temani tidur,” ucap korban.

Tawaran dan rayuan tersebut dilakukan Kapolsek kepada korban lebih kurang dua minggu. Hingga akhirnya korban menuruti kemauan IPTU IDGN.

Korban mengaku melakukan hal tersebut di salah satu hotel yang berada di Kabupaten Parigi Moutong, Jumat, 8 Oktober 2021 lalu.

“Siang janjian disuruh datang ke hotel. Pas saya datang, dia keluar,” kata Korban.

Usai melakukan hal tersebut, IPTU IDGN dikatakan korban memberikan sejumlah uang yang ditujukan untuk ibu korban.

“Setelah kejadian itu, dia ajak lagi kedua kalinya,” sebutnya.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto, mengungkapkan bahwa, pihak Polda telah menurunkan tim dari Propam sejak kejadian itu.

Tim tersebut dikatakan Didik, telah memeriksa beberapa saksi. Para saksi tersebut adalah orangtua korban, keluarga korban dan pengelola hotel.

“Pemeriksaan terhadap terduga korban akan dilakukan hari ini,” kata Didik, Senin 18 Oktober 2021.

Didik menegaskan, Kapolsek Parigi itu telah dibebastugaskan dan saat ini dipindahkan ke Yanma Polda Sulteng.

“Status Kapolsek tersebut telah dinonaktifkan,” kata Kabid Humas Polda Sulteng.

Perlu diketahui, ayah dari perempuan inisial D yang wik wik dengan Kapolsek Parigi, tersandung kasus pencurian hewan ternak dan saat ini kasus ayah korban masih dalam penyidikan pihak Polsek setempat. (*)

LEAVE A REPLY