Komunitas ReproduTalk Terus Melakukan Pencegahan Kekerasan Gender dan Seksual di Palu

0
35
ReproduTalk. Foto : Astrid

KATAKU, PALU – ReproduTalk terus berupaya melakukan pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual di masyarakat khususnya Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Public Relation, ReproduTalk, Miftah, menjelaskan, pihaknya terus melaksanakan edukasi kesehatan reproduksi kepada masyarakat melalui beberapa kegiatan, seperti, webinar dan pengembangam kapasitas.

“Komunitas kami juga turut memberikan edukasi serta informasi terkait pelayanan kesehatan reproduksi yang terjangkau, terjamin kerahadiaannya, adil dan setara,” jelas Mifta Hussu’ada, Jumat 19 November 2021.

Ia menuturkan bahwa  ReproduTalk akan terus medorong masyarakat untuk sadar dan peduli tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi.

“Kami juga terus mengoptimalkan penggunaan sosial media dalam penyebaran informasi tentang kesehatan reproduksi berdasarkan fakta dan studi kasus yang terjadi di masyarakat sekitar,” tuturnya.

Mifta berharap, seluruh lembaga dapat saling mendukung menyebarkan informasi tentang kesehatan reproduksi yang aman dan setara di seluruh lapisan masyarakat.

“Dukungan pemerintah juga perlu, dengan membuat peraturan daerah yang tegas dan adil terkait kasus kekerasan berbasis gender dan seksual di Kota Palu,” harapnya.

Sebelumnya, ReproduTalk diundang oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), pada kegiatan di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu 17 November 2021, kemarin.

Kegiatan itu dibalut dengan pemaparan materi dengan mengangkat tema “Temu Jejaring dalam Memperkuat Asvokasi Pencegahan Kekeradan Berbasis Gender dam Seksual di Kota Palu”.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Forum Anak serta sejumlah komunitas di Kota Palu, ReproduTalk yang juga memiliki keprihatinan serupa, mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan itu.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kesadaran akan pentingnya pencegahan kekerasan yang sering terjadi di masyarakat tanpa adanya penanggulangan atau tindakan yang tegas terhadap pelaku,” tandas Mifta. *

LEAVE A REPLY