BPN Kota Palu : GTRA Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

0
43
BPN Kota Palu sebut program GTRA untuk kesejahteraan masyarakat. Foto : Kataku

KATAKU, PALU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu, melaksanakan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), Jumat 10 Desember 2021, sore waktu setempat.

Kepala BPN Kota Palu, Yannis Harryzon, mengatakan, GTRA bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dilakukan dengan rencana aksi yang melibatkan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu sehingga lebih memaksimalkan dan mempercepat waktu pengerjaanya,” kata Yannis, Sabtu 11 Desember 2021.

Ia menjelaskan, GTRA merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN). Saat ini GTRA mencakup empat lokasi pencanangan kampung reforma agraria di Kota Palu.

Keempat lokasi itu yakni Kelurahan Lambara, Kelurahan Tipo, Kelurahan Duyu dan Kelurahan Kabonena.

“Melalui Gugus Tugas Reforma Agraria banyak hal yang dapat dikerjakan dan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Palu,” ujar Kepala BPN Kota Palu.

Yannis menjelaskan, nantinya, pihaknya akan melakukan analisa, kemudian melakukan pengembangan potensi di masing-masing empat kampung tersebut.

“Wilayah Duyu misalnya, dilakukan pengembangan potensi agrowisata anggur, kemudian di wilayah Lambara dilakukan pengembangan potensi padi, lalu di wilayah Kabonena dan Tipo dijalankan pengembangan ikan,” jelasnya.

Olehnya itu, Yannis menyebutkan, setiap OPD melakukan intervensi program sesuai ranah kerja masing-masing.

“Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga kerja contohnya, melakukan proses pendampingan untuk budidaya anggur dan pengerjaan produk turunannya yang berlokasi di kawasan duyu,” sebutnya.

“Sementara itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, melakukan pendampingan dalam hal pengembangan seperti benih, dan lain-lain, sekaligus mempertahankan peruntukan lahan untuk budidaya Padi di Kelurahan Lambara,” tambah Yannis.

Yannis menambahkan, untuk Dinas Pariwisata sendiri menyasar peningkatan sumber daya manusia (SDM) di empat lokasi kelurahan yang masuk dalam program Reforma Agraria, melalui pelatihan kelompok sadar wisata.

Sementara berbagai Organisasi Perangkat Daerah lainya juga turut mengambil peran dalam program Reforma Agraria sesuai dengan ranah kerja meraka masing-masing, sehingga apa yang menjadi tujuan dari pelaksanaan program tersebut dapat segera terealisasikan dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang terlibat di dalamnya. (AN)

LEAVE A REPLY