Polda Sulteng : 29 Kilogram Sabu di Penghujung Tahun 2021

0
66
Polda Sulteng bersama Bea Cukai gagalkan penyelundupan sabu seberat 29 kilogram. Lima orang diamankan. Foto : Humas Polda Sulteng

KATAKU, PALU – Ditresnarkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 29 kilogram, Sabtu 25 Desember 2021.

Polda Sulteng tak sendiri, mereka turut dibantu oleh Bea Cukai Palu dalam menggagalkan penyelundupan barang haram tersebut.

Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Rudy Sufahriadi menduga sabu itu berasal dari Negeri Jiran, Malaysia.

Kapolda mengungkapkan, kasus tersebut berhasil terendus pada 3 November 2021 lalu.

“Kami mendapatkan info bahwa akan ada aktivitas penyelundupan sabu dari Malaysia masuk ke Sultentg melalui jalur laut,” ungkap Kapolda Sulteng, saat konferensi Pers di Polda Sulteng, Selasa 28 Desember 2021.

Pelaku inisial D (39 tahun) ditangkap petugas di hari tersebut tepatnya di Dusun Dondasa, Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Saat ditangkap, D mengaku menyimpan sabu di rumah pamannya di Desa Balukang, Kecamatan Sojol. Alhasil, sebanyak 29 paket sabu dengan berat 29 kilogram berhasil ditemukan petugas.

Usai Polisi melakukan pengembangan, empat orang yang turut terlibat lainnya diamankan. Mereka ialah R (43 tahun), S (40 tahun), A (35 tahun) dan H (36 tahun).

Rudy mengatakan, dari penangkapan tersebut, pihaknya menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit kapal, lima unit handphone, satu pucuk senjata api rakitan, dan tiga butir amunisi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Mereka terancam pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati dan pidana denda paling sedikit Rp1 Milyar dan paling banyak Rp10 Milyar. (RN)

LEAVE A REPLY