Beranda » Cara Memblokir Rekening Penipu

Cara Memblokir Rekening Penipu

Transaksi online walaupun mudah juga rawan terhadap penipuan. Terlebih jika kita orangnya kurang peduli dalam hal keamanan saat bertransaksi. Lalu, adakah cara memblokir rekening penipu?

Pihak bank untungnya punya prosedur standar untuk membantu kita. Ada cara memblokir rekening penipu  yang ditentukan bank. Sehingga kita tidak usah terlalu khawatir dan bingung ketika sedang mengalami hal seperti ini. Berikut ini akan kita bahas beberapa cara memblokir rekening penipu:

1. Langsung menelpon bank untuk melaporkan rekening penipu

Begitu Anda sadar jadi korban penipuan online, segera telepon bank yang Anda gunakan untuk transfer. Setelah Anda menelepon dan menjelaskan tentang penipuan itu, bank akan segera membekukan dana yang Anda transfer. 

Hal tersebut merupakan hal pertama dari beberapa cara untuk memblokir rekening penipu. Dapat juga dilakukan melalui email, tapi lebih baik lewat telepon langsung, karena komunikasi melalui telepon lebih jelas dan hasilnya dapat langsung kita ketahui.

Ketika menelpon Anda juga minta syarat apa saja yang harus terpenuhi untuk dapat mengembalikan dana yang sudah terlanjur Anda transfer.

Jika mau lebih meyakinkan, datangi bank itu secara langsung agar segera tertangani dan Anda lebih puas pastinya.

2. Menyiapkan bukti transaksi untuk cek rekening penipuan

Sesudah telepon, segeralah menyiapkan bukti transaksi. Contohnya, percakapan kita dengan si penipu di BBM, SMS, WhatsApp, atau media sosial yang lain.

Yang terpenting, bukti bahwa Anda sudah bertransaksi dengan si penipu. Ketika Anda transfer melalui ATM, jangan langsung buang struk. 

Trending:  Daftar Nama FF Belum Pernah Dipakai Terbaru 2022

Jika menggunakan internet banking lebih mudah karena dapat langsung cek pada riwayat transaksi pada situs bank yang sudah dipakai untuk transaksi.

3. Menyiapkan data si penipu

Data penipu yang harus Anda miliki, antara lain:

  • Nama pemilik dan nomor rekening
  • Nomor telepon
  • Email atau alamat lapak online

4. Melengkapi syarat dokumen

Selain bukti bertransaksi dan data si penipu, Anda juga harus memenuhi syarat dan cara untuk membekukan akun dana si penipu berupa dokumen untuk mengecek rekening penipu serta cara melaporkan selanjutnya rekening si penipu. Syarat-syarat dari dokumen tersebut yaitu: 

  • Fotokopi KTP
  • Kronologi penipuan
  • Surat permintaan blokir ( untuk tanda tangan diatas materai)
  • Surat keterangan laporan untuk kepolisian setempat

5. Memberikan syarat blokir rekening

Setelah seluruh syarat terkumpulkan, berikanlah ke bank yang bersangkutan untuk syarat resmi permohonan blokir rekening. Untuk lebih baiknya berikan semua syarat tersebut langsung pada kantor bank. 

Dapat juga lewat email, namun ada batasnya. Misal bank BCA, cuma dapat menerima e-mail dengan syarat maksimal ukuran 1 MB. Jika file yang Anda kirim lebih besar, maka secara otomatis sistem BCA akan menolak email dari kita.

6. Menunggu proses bank

Langkah nomor enam memblokir rekening si penipu yaitu membiarkan bank memproses laporan Anda. Bank akan melakukan verifikasi syarat untuk laporan kita. Bank akan segera menghubungi orang yang kita mintai rekeningnya untuk diblokir itu untuk meminta klarifikasi. 

Untuk proses tersebut bank dapat juga mempertemukan kita dengan pihak dari penerima dana transfer kita supaya dapat saling mengklarifikasi. Jika jarak terpisah, klarifikasi dari kedua pihak dapat diberikan lewat teleconference dengan perantara dari bank tersebut.

7. Dana akan dikembalikan

Jika bank telah melakukan verifikasi bahwa laporan tersebut dapat memenuhi syarat, Anda tinggal menunggu dana transferan dikembalikan. ​​

Trending:  Kode Promo PES 2021 Mobile dan Cara Menukarkannya

Supaya Anda tahu kapan dana akan dikembalikan, kita dapat meminta bank menghubungi kita, dapat lewat telepon ataupun e-mail bahwa dana telah masuk sehingga dapat kita cek.

Beberapa uraian diatas adalah cara memblokir rekening penipu, semoga bermanfaat!