Cara Menghidupkan Smart Bracelet dan Menghubungkan Dengan Smartphone

 

Menggunakan smartwatch hingga smart bracelet atau yang sering disebut smart band saat ini bukan hanya sekedar gaya-gayaan saja. Perangkat yang termasuk dalam wearable device atau peranggat yang dikenakan di tubuh ini dipakai juga untuk menunjang gaya hidup sehat. Berikut ini ada cara menghidupkan smart bracelet hingga fitur apa saja yang ada di dalamnya.

Perberdaan Smart Bracelet dan Smartwatch

Jika Anda telah melihat atau menggunakan kedua perangkat, Anda akan melihat bahwa keduanya memiliki beberapa fitur yang sama. Biasanya, smartwatch dan smart bracelet sama-sama menunjukkan waktu, memiliki fitur kesehatan/kebugaran seperti pedometer, tachymeter, monitor tidur, monitor detak jantung, dll.

Keduanya juga dapat disinkronkan ke smartphone dan umumnya dikenakan di pergelangan tangan. Perbedaan antara kedua perangkat yang dapat dikenakan paling sering selalu berkisar pada ukuran layar, dimensi, dan fitur kompleks lainnya.

Dimensi & Ukuran Layar

Biasanya, jam tangan pintar umumnya lebih besar dari pita pintar. Begitu juga dengan layar mereka.  Umumnya, tampilan jam tangan pintar biasanya berukuran antara 1 Р3 inci sedangkan smart bracelet biasanya berukuran 0 Р1 inci.

Fitur

Seperti yang disebutkan sebelumnya, smart bracelet berfokus pada kebugaran dan karena itu sebagian besar fitur olahraga yang membantu Anda menjaga kesehatan Anda. Selain memberi tahu waktu, smart band biasanya memiliki pedometer, monitor detak jantung, monitor tidur, dan fitur kesehatan lainnya.

Jam tangan pintar biasanya memiliki semua fitur pita pintar dan banyak lagi. Misalnya, Anda akan menemukan jam tangan pintar yang memiliki slot kartu SIM, konektivitas WiFi, kamera, 4G LTE, aplikasi mandiri, toko aplikasi, dan bahkan fitur kesehatan kompleks yang tidak akan Anda temukan di smart band.

Trending:  5 Cara Dapat Diamond FF Gratis Tanpa Aplikasi

Daya Tahan Baterai

Umumnya smart bracelet memiliki daya tahan baterai yang lebih panjang ketimbang smartwatch. Apalagi jika smartwatch tersebut memiliki lebih banyak fitur dan memiliki sistem operasi mobile seperti Android Watch atau iWatch. Daya tahan yang digunakan bisa hanya mencapai 1 hingga 3 hari saja. Sementara smart bracelet atau smart band bisa bertahan hingga berminggu minggu.

Cara Penggunaan

Perbedaan utama lainnya dan penentu wearable mana yang harus Anda beli antara smartwatch dan smart band adalah kapan, di mana, dan bagaimana (sering) Anda ingin menggunakan perangkat tersebut. 

Smartwatch dirancang sangat mirip seperti jam tangan biasa. Artinya jam tangan pintar cocok untuk penggunaan sehari-hari. Sedang smart bracelet seperti namanya, paling baik dipakai selama kegiatan olahraga atau rekreasi dan karena itu umumnya hanya memiliki tali karet.

Meskipun berbeda, namun cara menghidupkan smart bracelet dan juga smartwatch hampir serupa. Meski berbeda merk, namun secara umum memiliki langkah yang sama. Berikut langkahnya.

  1. Tekan tombol power hingga smart bracelet atau smartwatch menyala
  2. Anda akan diminta untuk mengunduh aplikasi tertentu sesuai dengan brand dari smart bracelet atau smartwatch Anda. Setelah layar menyala, akan muncul code QR yang mengarahkan ke aplikasi
  3. Buka smartphone Anda, scan code QR tersebut
  4. Setelah aplikasi terunduh dan terinstal, Anda akan diminta untuk membuat akun apabila belum memiliki akun.
  5. Setelah memiliki akun, Anda akan diminta untuk menghubungkan smart bracelet atau smartwatch Anda dengan smartphone Anda
  6. Nyalakan bluetooth pada smartphone Anda, aplikasi akan secara otomatis melakukan scan dan menghubungkan smartphone dengan smart bracelet Anda
  7. Sambungkan kedua perangkat, apabila ada update firmware maka perangkat akan melakukan update terlebih dulu
  8. Selesai
Trending:  Cara Daftar Shopee Food Merchant dan Syaratnya

Bagaimana? Mudah bukan cara menghidupkan smart bracelet dan juga cara menghubungkannya dengan smartphone Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.