Satu Anggota MIT Tewas Tertembak, Ini Penjelasannya

0
137
Wakasub Satgas Humas Madago Raya, AKBP Bronto. Foto : Kataku

KATAKU, PALU – Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya kembali kontak tembak dengan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pada Sabtu (17/7/2021), siang.

Kontak tembak terjadi di Pegunungan sekitar Desa Tanalanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dari kontak tembak, satu tewas. Orang tersebut diketahui dari anggota kelompok MIT Poso.

Hal tersebut telah dibenarkan oleh Waka Sub Satgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiono.

“Iya terjadi kontak tembak. Satu orang meninggal,” sebutnya.

Jenazah itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Palu, untuk dilakukan identifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Sulteng dan Inavis.

Evakuasi jenazah anggota Kelompok MIT dilakukan dengan melalui jalur darat.

Ambulans pengangkut jenazah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara sekitar 17:30 Wita. Mobil ambulans mendapatkan pengawalan ketat petugas keamanan.

Selanjutnya, usai dilakukan identifikasi kepada jenazah, AKBP Bronto menyebutkan yang tertembak ialah B alias AA alias A, yang merupakan salah satu anggota MIT.

“Mayat ini akan segera dimakamkan di pekuburan di Poboya, Kota Palu,” kata Bronto.

Sebelumnya, pada Minggu (11/7) lalu, kontak tembak juga terjadi di Kabupaten Parigi Moutong. Dari kejadian itu dua orang dikatakan tewas tertembak yang diduga anggota MIT.

Saat itu, evakuasi terkendala hingga lebih kurang 4 hari lamanya. Hal ini membuat kondisi jenazah terduga teroris itu sudah hancur hingga sulit dikenali.

Pihak medis Rumah Sakit Bhayangkara Palu telah mengantongi data mayat itu dan sekarang hanya tinggal mencocokkannya dengan DNA milik keluarga anggota MIT.

“Nanti hasilnya akan diketahui identitas jenazah. Mohon bersabar,” sebut Bronto, Minggu (18/7/2021). (rn)

LEAVE A REPLY