Tujuh Peraturan Protokol Kesehatan Terhadap Penumpang Kapal Periode Nataru

0
28
Tujuh peraturan protokol kesehatan terhadap penumpang kapal periode Nataru. Foto : Kataku

KATAKU, PALU – PT Pelni Cabang Palu Donggala melalui akun Instagramnya, resmi merilis peraturan protokol kesehatan terhadap penumpang kapal yang hendak berangkat di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Peraturan ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021. Kebijakan tersebut berlaku mulai dari 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

SE tersebut dibuat dengan maksud mengatur aktivitas dan mobilitas masyarakat selama Nataru 2022 di masa pandemi, serta bertujuan untuk melakukan pengaturan, pengawasan, dan evaluasi dalam rangka pengendalian laju penularan Covid-19.

Berikut tujuh peraturan protokol kesehatan terhadap penumpang kapal laut yang dikutip, Selasa 21 Desember 2021.

1. Pengendalian pelaku perjalanan dalam negeri menggunakan moda transportasi laut selama Nataru 2022 terhitung mulai dari 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

2. Pelaku perjalanan dalam negeri wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan.

3. Penumpang kapal laut wajib menunjukkan hasil PCR atau Rapidtest yang pengambilan sampelnya berlaku dalam kurun waktu satu kali 24 jam.

4. Penggunaan dokumen persyaratan perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 3), tidak berlaku bagi penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan ke wilayah perintis, 3TP dan pelayaran terbatas dan dilaksanakan berdasarkan kebijakan sesuai kondisi daerah masing-masing.

5. Penumpang kapal laut yang berusia di atas 17 tahun dan belum mendapatkan vaksin dosis lengkap ataupun tidak melakukan vaksin dosis lengkap dikarenakan alasan medis, maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara.

6. Penumpang kapal laut usia di bawah 12 tahun wajib menunjukkan surat keterangan PCR hasil negatif yang pengambilan sampelnya dilakukan kurun waktu tiga kali 24 jam sebelum keberangkatan dan tanpa harus menunjukkan kartu vaksin.

7. Penumpang kapal laut yang menunjukkan gejala indikasi Covid-19 walaupun berdasarkan hasil PCR atau Rapidtest menujukkan hasil negatif, maka penumpang tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik PCR serta karantina mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Kabag Operasi dan Pelayanan Kapal Penumpang PT Pelni Cabang Palu, Eko Agung Laksono, menjelaskan, penumpang kapal laut dapat melakukan PCR atau Rapidtest antigen di gerai yang difasilitasi oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan kelas 3 Kota Palu.

“Untuk gerai vaksin juga tersedia di pelabuhan yang difasilitasi oleh Polsek KP3 Pantoloan,” ujar Eko. (RN)

LEAVE A REPLY