Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Bgtekno.com – Asuransi ketenagakerjaan yang umumnya dimiliki umumnya adalah BPJS yang diselenggarakan oleh pemerintah. Ternyata ada cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan yang dapat dilakukan ketika pekerja memutuskan untuk keluar atau terkena pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan.

Meskipun tidak banyak orang yang melakukan pencairan, namun ternyata ketika dilakukan pengurusan pencairan BPJS akan dapat dilakukan. Akan tetapi, sebelum itu diperlukan syarat dan langkah yang tepat agar pencairan berhasil. Penasaran bagaimana caranya?

cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan

Syarat Dokumen Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Sebelum mengetahui bagaimana cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan, perlu diketahui terlebih dahulu apa saja syarat dokumen yang dibutuhkan. Perlu dipahami juga bahwa persyaratan dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan persentase yang ingin dicairkan.

Syarat dokumen yang umum dibutuhkan antara lain hasil scan BPJS Ketenagakerjaan disertai dokumen aslinya. Kemudian buku tabungan atau rekening milik pengguna sendiri, formulir klaim yang telah dimiliki, dan materai yang berlaku saat ini.

Selain itu, jangan lupa mempersiapkan surat pemberhentian kerja, Kartu Keluarga, dan Kartu Tanda Penduduk. Untuk beberapa persentase pencairan ada dokumen yang perlu disesuaikan dan dibutuhkan ketika mengajukan proses tersebut.

Misalnya pencairan dengan persentase 10% membutuhkan setidaknya memiliki BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun dengan klaim NPWP minimal 50 juta. Kasus lainnya dengan persentase 100% pencairan membutuhkan akta penetapan PHK.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Beralih ke pembahasan berikutnya yaitu cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan melalui variasi metode yang dapat dilakukan secara online dan offline. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut mengenai beberapa variasinya antara lain:

1. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Sebenarnya ada beberapa pilihan yang dapat dilakukan sebagai cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan secara online yaitu aplikasi dan situs web. Akan tetapi, secara garis besar langkah-langkah yang dibutuhkan hampir serupa. Ikuti penjelasannya berikut.

  • Pertama, buka dahulu situs web dengan kata kunci “BPJS Ketenagakerjaan” di Google dengan alamat link yang serupa. Pengguna juga dapat mengunduh aplikasi Jamsostek Mobile di Store yang tersedia.
  • Kemudian lakukan login atau masuk, pahami juga syarat dan ketentuan yang biasanya hadir di awal halaman atau page. Klik lanjutkan setelah membaca seluruh syarat dan ketentuan tersebut.
  • Masuk ke menu “Jaminan Hari Tua” dan cari “Klaim JHT” untuk dapat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Setelah selesai akan muncul simbol dengan tanda centang berwarna hijau yang berarti bahwa data yang diunggah sudah lengkap.
  • Tentukan klaim yang diinginkan sesuai persentase dan alasan pencairan.
  • Cek data yang diunggah beserta foto sesuai ukuran yang diminta.
  • Penuhi data NPWP dan rekening yang aktif serta sesuai nama asli yang dimiliki.
  • Kemudian akan muncul jumlah rincian saldo yang dapat dicairkan dan lakukan pengecekan ulang.
  • Klik proses lanjutkan klaim JHT dan selesai.
  • Setelah melakukan langkah tersebut, lakukan tracking dan periksa secara berkala pada menu halaman “Tracking Klaim”.
Trending:  Cara Daftar BPJS Online Lewat HP Lebih Praktis

2. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Offline

Hampir serupa dengan proses sebelumnya, pengguna memerlukan pemilihan tanggal dan waktu untuk melakukan perjanjian proses. Penentuan waktu ini dapat dilakukan di aplikasi BPJSTK atau laman bpjs ketenagakerjaan, lalu tentukan waktu yang dimunculkan.

Kunjungi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dan membawa syarat-syarat dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu, hanya perlu menyesuaikan dan mengikuti arahan petugas untuk melakukan pencairan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Cara Membatalkan Transferan yang Sudah Terkirim Semua Bank

Itulah beberapa hal yang dapat disampaikan mengenai cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan disertai dengan syarat dokumen yang dibutuhkan. Diharapkan melalui langkah-langkah berikut, pengguna dapat melakukan langkah yang tepat sehingga berhasil.