Karena Ayam, Anak Bacok Ayah Hingga Tewas

1
57
Foto : Ist

KATAKU, SIGI – Seorang anak di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tega membacok ayah kandungnya hingga tewas, Minggu (26/9/2021). Tak hanya itu, dua orang warga yang melerai mengalami luka-luka.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Sigi, IPTU Ferry Triyanto, menjelaskan, kejadian bermula saat anak dengan inisial AR (16 tahun) menanyakan ayam miliknya kepada ayahnya inisial AI (56 tahun).

“AR menanyakan ayamnya kepada AI, apa sudah dikeluarkan dari kandang atau belum. Sang ayah menjawab sudah dikeluarkan,” jelas Ferry.

Usai AI menjawab pertanyaan AR, Ferry mengatakan, secara tiba-tiba, pelaku melempar batu kerah ayahnya itu dan mengambil parang. AR kemudian langsung membacok ayahnya berkali-kali di bagian badan dan wajah.

Melihat kejadian itu, ibu pelaku langsung berlari untuk memberitahukan kepada tetangganya. Dua orang wara inisial TM (73 tahun dan AH (23 tahun), bergegas melerai pelaku.

Namun naas, pelaku kemudian ikut mengayunkan parangnya otu dan menebas TM dan AH. Akibat kejadian ini, kedua warga itu mengalami luka di bagian tubuh mereka.

“Dua orang warga itu yang masih ada hubungan keluarga dengan pelaku,” kata Ferry.

IPTU Ferry kembali menjelaskan, warga setempat bersama personil Polsek Dolo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, IPTU Jimmy Tobing, segera ke lokasi kejadian untuk menolong korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Saat itu, pelaku melarikan diri ke arah sungai dan kemudian melompat ke sungai Tulo di Desa tersebut. Namun pelaku tak dapat berenang dan akhirnya tenggelam hingga meninggal dunia.

“Saat itu Polisi di bantu warga sudah mengevakuasi pelaku dan membawa pelaku ke rumahnya untuk dimakamkan,” ungkapnya.

Dari peristiwa itu, Kapolsek Dolo bersama anggota dan di bantu unit Reskrim Polres Sigi langsung melakukan olah TKP dan mengambil keterangan dari para korban dan saksi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Serta mengamankan barang bukti untuk di lakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya. (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY