Pakai Pidato Ini di Pidato Perpisahan Wisuda Kamu

Bgtekno.com – Perpisahan adalah momen sakral yang dirasakan oleh banyak orang. Tidak mengherankan, momentum perpisahan dipersiapkan dengan baik agar terkenang indah di dalam ingatan. Salah satu perpisahan yang paling berkesan adalah kelulusan SMA. Oleh karena itu, pidato perpisahan menjadi salah satu hal yang wajib untuk memeriahkan acara tersebut.

Ada begitu banyak referensi pidato yang dapat Anda jadikan acuan. Namun, di bawah ini kami akan membantu Anda untuk menciptakan pidato yang sakral dan mewakili perasaan Anda maupun teman-teman Anda.

Cara Membuat Pidato Perpisahan yang Benar

Sebelum itu, Anda harus mengetahui cara membuat pidato  Anda agar sesuai konteks dan pembahasannya tidak membuat audiens merasa bosan. Yuk, ikuti langkah di bawah ini.

  • Perhatikan dengan baik kalimat yang akan Anda sampaikan
  • Sampaikan perasaan Anda selama menuntut ilmu di sekolah Anda
  • Sampaikan dengan perasaan yang tulus
  • Tutup pidato Anda dengan kalimat yang mengharukan

Contoh Pidato yang Menyentuh Hati Audiens

Biasanya, pidato untuk wisuda sekolah disampaikan di atas panggung di hadapan para guru dan jajarannya, wali murid, dan tentunya teman-teman sekolah.

Audiens yang menuntut Anda untuk berbicara formal agar terdengar sopan tersebut membuat Anda harus merancang rangkaian kata perpisahan Anda dengan baik.

Di bawah ini adalah contoh pidato perpisahan yang bisa Anda jadikan referensi.

Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barakatuh…

Salam sejahtera bagi kita semua.

Kepada yang terhormat, Bapak/Ibu Guru SMA 1 Surabaya…

Kepada yang terhormat, orang tua murid yang berbahagia…

dan teman-teman kelas 12 angkatan 2022 yang saya sayangi.. 

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya kita dapat merasakan momentum perpisahan ini dengan perasaan yang berbahagia.

Terima kasih kepada teman-teman yang memilih saya untuk mewakili penyampaian salam perpisahan di momen yang sakral ini.

Hadirin yang berbahagia,

Izinkan saya untuk menyampaikan suara kami sebagai anak siswa kelas 12 yang akan beranjak meninggalkan sekolah tercinta.

Selama menjadi seorang siswa di SMA 1 Surabaya, banyak pengalaman hidup yang tidak akan mampu kami sebutkan satu per satu. Sekolah adalah tempat belajar dan pengalaman suka-duka di sekolah ini juga membuat kami banyak belajar.

Memang benar kata orang-orang, pendidikan adalah senjata terbaik untuk mengarungi kehidupan. Menjadi siapa kami di hari esok, tentu merupakan hasil dari campur tangan guru-guru kami yang dengan ikhlas membagikan ilmu-ilmunya.

Bapak/Ibu Guru yang kami hormati,

Tentu banyak kesalahan  yang telah kami perbuat.

Banyak beragam kenakalan yang membuat Bapak/Ibu guru merasa lelah.

Banyak tetes keringat yang Bapak/Ibu Guru perjuangkan agar kami menjadi seseorang seperti yang kami inginkan.

Oleh karena itu, di momentum sakral ini, kami mengucapkan terima kasih yang tidak terbatas.

Terima kasih atas kesabaran Bapak/Ibu Guru yang tidak pernah habis.

Terima kasih atas bimbingan yang semula kami tidak tahu sehingga menjadi tahu.

Terima kasih atas motivasi yang membantu kami untuk terus bermimpi. 

Terima kasih… terima kasih untuk jasa-jasa yang tidak akan pernah bisa kami balas.

Maafkan kami atas kelalaian kami dalam beberapa hal.

Maafkan kami atas beberapa tindakan yang mungkin pernah menyakiti.

Dengan beragam ilmu yang telah Bapak/Ibu berikan,

dengan beragam kepercayaan yang Bapak/Ibu yakinkan,

izinkan kami untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Izinkan kami untuk meneruskan mimpi yang entah menjadi apa nanti.

Hadirin yang berbahagia,

Benar kata seorang terkemuka Aristoteles, bahwa pendidikan sama halnya dengan akar yang pahit. Namun kelak, pada ujung perjuangan dan penantian akan menghasilkan buah yang manis.

Kalimat tersebut mewakili perasaan kami selama menempuh pendidikan di sekolah tercinta ini. Dengan beragam suka-duka kami selama belajar, kami berharap dapat membahagiakan orang-orang di sekitar kami dengan baik.

Kami berharap, Bapak/Ibu Guru dan  Ayah/Ibu kami dapat merestui langkah kami.

Kami berharap, doa-doa para hadirin dapat mengantarkan kami kepada ujung dari perjuangan kami, yakni kesuksesan.

Hadirin yang berbahagia,

Demikian pidato  yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian para hadirin. Saya izin undur diri.

Terima kasih, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Itulah contoh pidato perpisahan yang dapat Anda coba di hari wisuda atau perpisahan Anda di masa SMA. Semoga membantu Anda untuk mengukir kenangan manis wisuda SMA Anda dengan membuat pidato yang manis pula.

Trending:  Kode Voucher XL Rusak Saat digosok? Ini Cara Mengatasinya